Kunci Keberuntungan

Syaikh Abdul Muhsin al-‘Abbad hafizhahullah berkata, “…Perkara paling agung yang diserukan oleh Nabi kepada umatnya adalah mengesakan Allah dalam beribadah. Dan perkara terbesar yang beliau larang umat darinya adalah mempersekutukan bersama-Nya sesuatu apapun dalam hal ibadah. Beliau telah mengumumkan hal itu ketika pertama kali beliau diangkat sebagai rasul oleh Allah, yaitu ketika beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Wahai manusia! Ucapkanlah laa ilaha illallah niscaya kalian beruntung.” (HR. Ahmad dengan sanad sahih, hadits no 16603)…” (lihat Kutub wa Rasa’il Abdil Muhsin, 4/362)

Continue reading “Kunci Keberuntungan”